Langkah tersebut dimaksudkan agar saat musim hujan tiba, lanjutnya, semua bisa berfungsi maksimal dan mengantisipasi terjadinya luapan air yang masuk ke permukiman warga.

"Begitu juga di wilayah pesisir, kondisi gelombang pantai terus kami pantau," kata Budi Wartono.

Sementara menyinggung tentang dampak musim kemarau, Budi mengatakan hingga hari ini wilayah Kota Mataram belum terdampak kekeringan ekstrem seperti di sejumlah kabupaten/kota lainnya di daerah itu.

"Alhamdulillah, sejauh ini penyediaan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari masih terpenuhi dan aman," katanya.