Kepala Bidang Rehabilitasi, Rekonstruksi dan Kerja Sama Penanggulangan Bencana BPBD NTB Awan Darmawan menyampaikan puncak musim hujan rentan menimbulkan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Barat, serta wilayah Sumbawa dan Bima.

Ia menyarankan setiap rumah, terutama di wilayah Lombok bagian selatan untuk membuat sumur resapan sedalam tiga meter dengan diameter satu meter agar bisa menampung limpasan air hujan.

Sumur resapan tersebut sangat membantu menyimpan cadangan air sekaligus mengurangi risiko banjir."Inilah yang kami sebut panen air hujan, menyimpan air saat melimpah untuk digunakan saat kemarau kembali," ujar Awan.

Lebih lanjut dia mengarahkan pemerintah desa agar memanfaatkan sisa anggaran dana desa untuk langkah mitigasi struktural, antara lain pembuatan bronjong, perbaikan saluran pembuangan, dan pengerukan bantaran sungai agar mampu menampung debit air yang melonjak.

Usulan pokok pikiran anggota legislatif, imbuh Awan, juga diarahkan untuk mendukung upaya penanggulangan bencana di Nusa Tenggara Barat."Penanganan tidak bisa hanya mengandalkan BPBD. Seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersama sejak sekarang agar tidak terlambat menghadapi cuaca ekstrem," pungkas Awan.