NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat dan sektor pelayaran di Sulawesi Utara serta wilayah sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan gelombang tinggi sebagai dampak tidak langsung dari pergerakan Siklon Tropis Champi.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, dalam laporannya di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa Siklon Tropis Champi berkembang dari Bibit Siklon Tropis 96W yang mencapai intensitas siklon pada 15 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB di luar wilayah TCWC Jakarta, dan saat ini berada di Laut Filipina sebelah utara Papua.

Berdasarkan analisis BMKG, kecepatan angin maksimum dalam 24 jam ke depan diprakirakan persisten pada kategori lima dengan pergerakan mengarah ke barat hingga barat laut.