NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mewaspadai potensi sebaran kabut asap yang diprakirakan masih berlangsung hingga 22 Oktober 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari Heri Purnomo saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan pantauan citra Satelit Himawari-9 menunjukkan kabut asap masih menyelimuti wilayah Sultra dan sekitarnya, yang berdampak pada penurunan jarak pandang mendatar hingga di bawah lima kilometer.

"Hasil pengamatan stasiun UPT BMKG di Sultra seperti Baubau, Kendari, Ranomeeto, dan Pomalaa memantau adanya udara kabur akibat asap hingga pagi hari, namun menjelang sore dan malam hari kepekatannya berkurang dengan jarak pandang membaik menjadi 8–9 kilometer," kata Heri.