Lebih lanjut, perseroan memfokuskan pembiayaan pada sektor-sektor produktif yang memiliki prospek usaha sehat dan mampu mendorong peningkatan kapasitas bisnis, investasi, serta penyerapan tenaga kerja.

Okki menambahkan bahwa penguatan intermediasi harus tetap diimbangi dengan pengelolaan risiko yang disiplin, terutama di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

β€œMelalui penyaluran kredit yang berkualitas dan sinergi dengan pemerintah, regulator, serta anggota Himbara, BNI akan terus mendukung pembiayaan sektor produktif dan agenda pembangunan nasional,” kata Okki.

Perseroan pun menegaskan pihaknya akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit, kualitas aset, likuiditas, dan permodalan agar fungsi intermediasi dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, perseroan juga menyatakan terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan sektor riil melalui penyaluran pembiayaan yang sehat dan terukur.

Arah tersebut sejalan dengan transformasi BUMN yang mendorong penguatan daya saing, efisiensi, dan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan sektor riil dan perekonomian nasional.