Agenda pertama diarahkan untuk mendukung pelaksanaan 11 program kerja prioritas nasional di kawasan perbatasan melalui 12 kegiatan. Program tersebut tim redaksi lain mencakup fasilitasi peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 34 kabupaten/kota perbatasan, fasilitasi operasional satuan pemenuhan pelayanan gizi di tujuh PLBN yang telah dibangun Kementerian Pekerjaan Umum RI (PU) tetapi belum beroperasi, serta fasilitasi pembangunan satuan pemenuhan pelayanan gizi di delapan PLBN lainnya.

Pada agenda yang sama, BNPP juga memfasilitasi pelayanan kesehatan bergerak di 21 distrik atau kecamatan prioritas yang tersebar di lima kabupaten perbatasan. Untuk mendukung pelaksanaan agenda pertama tersebut dialokasikan anggaran sebesar Rp 15,6 miliar atau 6,67%.