Konektivitas dari kawasan PLBN menuju wilayah pedalaman perlu terus dikembangkan dan diintegrasikan dengan program pembangunan fisik serta pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.

"Kehadiran PLBN bukan hanya memberikan akses perlintasan secara legal menuju negara tetangga, tetapi juga mulai membuka ruang bagi pergerakan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan," tegas Nurdin.

Nurdin menambahkan kebutuhan masyarakat perbatasan juga berkembang pada aspek permukiman, lingkungan, dan aktivitas ekonomi. Kesadaran masyarakat untuk memperoleh kawasan permukiman yang layak dan terintegrasi dengan kawasan di negara tetangga menunjukkan pembangunan perbatasan perlu dirancang secara terpadu.

Melalui sinkronisasi tersebut, BNPP menempatkan pengelolaan perbatasan sebagai bagian dari agenda pembangunan Papua yang terintegrasi.

Pembangunan PLBN dan konektivitas kawasan diarahkan tidak hanya untuk memperlancar perlintasan, tetapi juga membuka akses, memperkuat ekonomi lokal, dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di beranda terdepan Indonesia.