Sebab, aksi itu dapat menyisakan rasa dendam dan ketidakpuasan terhadap korban, sering kali kondisi itu kemudian menjadi pemicu bagi anak mencari jalan dengan melakukan aksi radikalisme.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sumbar Mursalim menyampaikan terima kasih kepada BNPT yang sudah menggelar kegiatan itu sebagai bekal pengetahuan bagi tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan komite sekolah di Sumbar.
Melalui kegiatan itu peserta mendapatkan pemahaman tentang radikalisme, cara menjaga dan melindungi siswa, dan cara menangani ketika ada siswa yang terpapar paham tersebut.
Ia mengharapkan materi dan ilmu yang didapatkan dalam lokakarya itu dapat diterapkan di sekolah masing-masing, demi mewujudkan satuan pendidikan Sumbar yang bebas dari radikalisme.