Adanya pemberian insentif ini diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat dan mengangkat kembali penjualan mobil baru. Pasalnya kata Nandi, pasar otomotif Indonesia saat ini menghadapi pergeseran permintaan dari mobil baru ke mobil bekas atau used car.

"Kami tadi menyampaikan mengenai pentingnya stimulus untuk meningkatkan daya beli, daya beli sehingga pembelian mobil baru itu meningkat. Karena sekarang market-nya bergeser kepada used car," kata Nandi saat ditemui usai bertemu dengan Menperin Sarmuji.

"Kalau insentif itu ya fair. Mau dilihat dari apa? Kalau mau lihat dari sisi emisi, ya bagaimana emisinya. Melihat dari sisi penghematan, penghematan. Fair, fairness saja," ujarnya.