Belum terbitnya penlok tersebut berdampak pada rencana penggunaan anggaran pembebasan lahan jalan tambang pada tahun ini.

Pemkab Bogor sebelumnya menyiapkan sekitar Rp100 miliar untuk pembebasan lahan, tetapi dalam APBD Perubahan 2026 anggaran tersebut dikurangi menjadi sekitar Rp10 miliar karena tahapan pengadaan tanah belum dapat dilaksanakan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan pemerintah daerah memilih menyesuaikan anggaran karena tahun anggaran 2026 hanya menyisakan sekitar tiga bulan, sementara proses penetapan lokasi masih berlangsung.

"Berapa pun biaya yang dibutuhkan, Pemerintah Kabupaten Bogor mempersiapkan. Tapi pada saat dia tertahan cukup lama dan waktu tinggal tiga bulan lagi, maka kita akan prioritaskan beberapa program-program yang prioritas lainnya untuk kesehatan, untuk pendidikan," kata Rudy.

Ia menyebut, sekitar Rp90 miliar yang sebelumnya disiapkan untuk pembebasan lahan dialihkan sementara untuk membiayai infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan jalan.