NADIKABAR.COM — Bank Indonesia (BI) mencatat ada peningkatan outflow atau arus keluar modal asing menyusul pengumuman MSCI terkait opsi penurunan status pasar modal RI dari Emerging Market ke Standalone Market beberapa waktu lalu. Imbas pengumuman ini, rupiah juga sempat tercatat melemah selama dua hari.
Gubernur BI, Destry Damayanti, mengakui isu MSCI juga menjadi perhatian pihaknya. Berdasarkan pemantauan BI, tercatat outflow meski relatif rendah dan terbatas mengingat kondisi pasar regional dan global juga tidak terlalu baik.
"Kami masih melihat bahwa tekanannya masih relatif dalam batas yang cukup normal. Karena pada saat yang bersamaan juga regional kondisinya lagi gak terlalu baik ya. Tapi kami terus mewaspadai apa yang terjadi juga di capital market kita. Dan tentunya kami memonitor outflow yang terjadi sepanjang pergerakan yang terjadi setelah MSCI," jelasnya dalam konferensi pers hasil RDG di kantor BI, Jakarta, Rabu (21/10/2026).