"Karena sekarang aktivitas ekonomi itu batasnya tim redaksi bangunan fisik dan rumah itu semakin nggak jelas kan. Orang bisa beraktivitas. Bukannya kita mau ngejar-ngejar urusan pajak, bukan, ini kan urusan statistik," ungkap Sonny dalam acara detikpagi.
Sonny menegaskan, sensus yang tengah dilakukan BPS dilakukan untuk mendata aktivitas ekonomi yang dilakukan di rumah-rumah. BPS sendiri menargetkan dua responden, yakni pelaku usaha rumahan yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan keluarga.
"Populasi yang kita kejar, yang pertama adalah para pelaku usaha, memang mereka biasanya punya Nomor Induk Berusaha (NIB), punya bangunan fisik yang jelas. Dan yang satunya adalah keluarga, jadi kita datangi keluarga-keluarga untuk mendata ekonomi yang ada di dalam keluarga," jelas Sonny