Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menemukan gudang beras di daerah Matraman Jakarta Timur yang diduga mengoplos beras SPHP. Lokasi kedua juga ditemukan tempat pengoplos beras SPHP di Pasar Induk Cipinang. Kemudian, Perum Bulog menelusuri temuan tersebut, hasilnya terdapat sejumlah oknum RPK yang ditemukan membeli beras SPHP dalam jumlah yang tidak wajar dalam sepekan.
Menurut Rizal, pemesanan berulang dalam waktu berdekatan semestinya menjadi perhatian petugas yang memantau transaksi melalui aplikasi Klik SPHP. Bulog kini mendalami mengapa pesanan tersebut tidak diwaspadai sejak awal. Kini, temuan dari Bulog telah diserahkan kepada Polres Jakarta Timur untuk ditindaklanjut.