Saat ini, IHSG diketahui melemah 5,05% ke level 4.923,26 hingga penutupan perdagangan sesi I siang ini. Pada penutupan perdagangan Jumat, IHSG diketahui melemah hingga 11,57% ke level 5.185,10.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai IHSG masih rawan terkoreksi. Pihaknya menetapkan area support indeks saham di level 5.092 dengan posisi resist pada 5.295 Senin.

MNC Sekuritas mencatat tiga sentimen penting yang akan mempengaruhi gerak IHSG besok. Tiga sentimen tersebut adalah pengumuman MSCI, nilai tukar rupiah, dan rilis data makroekonomi ekonomi China.

"Kami perkirakan dipengaruhi oleh (1) Respon lanjutan terhadap proposal MSCI; (2) Posisi Rupiah yang saat ini cenderung tertekan terhadap USD; (3) Investor akan mencermati PDB China, apabila menguat maka implikasinya ke Indonesia dapat dikatakan positif bagi komoditas," ungkapnya kepada NadiKabar, Minggu (18/10/2026).