NADIKABAR.COM — Hyundai memiliki rencana investasi jangka panjang di Amerika Serikat (AS) senilai 26 miliar dolar AS (Rp466,9 triliun), yang akan dialokasikan untuk operasional Hyundai di Alabama, dan 500 juta dolar AS dari jumlah tersebut digunakan untuk memproduksi Hyundai Tucson hybrid, mesin baru, dan powertrain kendaraan listrik jarak jauh (EREV).

Laman CarBuzz pada Rabu (30/9) waktu setempat melaporkan, bahwa CEO Hyundai Motor Jose Munoz mengatakan investasi tersebut akan membuat Hyundai “lebih Amerika dibandingkan banyak produsen otomotif Amerika”.

Hyundai juga akan memperluas jaringan pemasok dan sumber daya tekniknya di AS untuk mengembangkan serta menyempurnakan produk bagi pasar lokal.

“Kami akan membawa produksi Tucson hybrid ke Alabama, kemudian Santa Fe juga,” kata Munoz.