NADIKABAR.COM — CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, tidak merasa terganggu dengan semakin banyaknya mobil sport dua pintu berperforma tinggi yang dibuat pabrikan China. Kata dia, mobil-mobil kencang buatan Negeri Tirai Bambu tersebut belum mampu menandingi 'emosi' yang ditawarkan oleh model-model Lamborghini.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah merek China mulai memperluas portofolionya dari mobil massal ke mobil sport berperforma tinggi hingga supercar. Sebagian besar mengandalkan motor listrik bertenaga besar dan baterai berkapasitas tinggi.

YangWang U9 menjadi salah satu contoh. Mobil listrik berperforma tinggi tersebut bahkan sempat mencatatkan rekor kecepatan untuk mobil produksi. Sementara itu, Denza juga meluncurkan Z, supercar bermotor tiga yang menghasilkan tenaga hingga 1.582 dk.