Musk menilai bahwa pelaku industri seharusnya mengevaluasi perangkat keras AI berdasarkan seberapa banyak kecerdasan yang sanggup dihasilkan per watt listrik, ketimbang hanya berfokus pada daya raw processing power.

Dengan terus meningkatnya optimasi model AI dan teknik inference, performa hardware lama seperti H100 terus meningkat seiring berjalannya waktu tanpa perlu mengganti fisik komponen.

Kendati demikian, para pengamat industri mengingatkan bahwa nilai pasar bekas untuk akselerator AI tetap dipengaruhi oleh faktor kondisi fisik perangkat, ketersediaan stok, konfigurasi sistem, serta jenis beban kerja (workload) yang akan dijalankan, demikian dikutip NadiKabar dari Techspot, Senin (26/10/2026).