Boy menambahkan, perkembangan ekonomi digital, meningkatnya adopsi layanan cloud computing, artificial intelligence (AI), hingga percepatan transformasi digital di berbagai sektor telah mendorong peningkatan kebutuhan terhadap infrastruktur pusat data yang andal, aman, dan berkapasitas tinggi.
Langkah ini juga sejalan dengan visi memperkuat peran institusi pasar modal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan partisipasi investor domestik. Menurutnya, banyaknya investor domestik di pasar saham akan menguatkan ketahanan pasar modal ketika investor asing melakukan net sell.
"Ini juga bentuk dukungan agar tercipta stabilitas di pasar modal terutama pasar saham di tengah ketidakpastian global," pungkasnya.