Ia menyebut mekanisme pengelolaan limbah tersebut telah dibahas bersama pihak Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan proses pembuangannya memenuhi ketentuan lingkungan.

“Kami sudah pikirkan bersama pihak Dinas Lingkungan Hidup. Untuk pembuangannya ada treatment khusus sebelum limbah dibuang kembali ke laut. Jadi, kami pastikan prosesnya sudah sesuai dengan ketentuan lingkungan hidup,” katanya.

Menurut Peters, pengembangan pusat data di Batam juga masih berlangsung secara bertahap.

Kapasitas operasional saat ini diperkirakan berada pada kisaran 20-30 megawatt (MW), sedangkan pengembangan hingga satu gigawatt ditargetkan pada 2030.

"Data center yang ada masih belum operasional seperti yang dipikirkan. Jadi ada dua yang memang sudah ada bangunannya, dan mereka operasional dalam artian sedang diisi data centernya," katanya.