Berdasarkan evaluasi Badan Geologi, penurunan aktivitas GAK antara lain ditunjukkan oleh data deformasi berupa deflasi. Pada 20 September 2026 tercatat satu kali gempa frekuensi rendah dan tremor menerus dengan amplitudo rata-rata sekitar dua milimeter.

GAK sebelumnya berada pada Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026. Selama periode tersebut tercatat 224 kali erupsi hingga 3 September 2026 dan erupsi menerus sekitar 25 jam pada 4-6 September 2026.

Meski aktivitas vulkanik menunjukkan tren penurunan, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi lontaran batu pijar dan hujan abu lebat serta mengikuti informasi resmi Badan Geologi dan BPBD Lampung Selatan.