Dia menyebutkan meskipun peserta sempat terkejut dengan adanya simulasi mendadak itu, mereka dapat beradaptasi cepat dengan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.

"Dalam evaluasi pascasimulasi, dinilai perlunya peningkatan pada respons penyampaian tanda bahaya (sirine) dan kesiapsiagaan personel agar penyampaian informasi darurat kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat dan tepat," ujar Ali.

Dia pun berharap meskipun bencana tidak diharapkan terjadi, kesiapsiagaan seluruh elemen petugas dan masyarakat berperan penting untuk meminimalisir risiko dampak bencana di masa mendatang.