Harry mengingatkan jemaah untuk memastikan setoran atau cicilan haji tercatat dalam BPKH Apps. Jika dana tidak muncul dalam sistem, jemaah diminta berhati-hati dan melakukan pengecekan kembali. Hal serupa berlaku saat memilih bank syariah, yakni memastikan bank tersebut merupakan bagian dari mitra BPKH.
Terkait skema cicilan, Harry menyarankan jemaah mulai menyisihkan dana sejak masa tunggu. Menurutnya, pola tersebut dapat membuat beban pelunasan lebih ringan dibandingkan harus menyiapkan dana dalam jumlah besar sekaligus.
Ia mencontohkan jemaah dengan penghasilan harian, seperti pengemudi andong di Jogja, Pak Bambang, yang dapat menyisihkan sebagian pendapatannya secara rutin untuk mempersiapkan dana pelunasan haji.
"Nah kalau dia tiba-tiba diminta Rp 20 juta, bingung. Tapi kalau dia cicil, dia bisa dari alokasi duit penerimaan Andongnya untuk bayar," jelas Harry.