Adapun skema pemberian vaksin Bio-RV mencakup tiga dosis:
Jadwal pemberian yang dimulai sejak fase awal kehidupan ini dinilai sangat krusial agar imunitas bayi terhadap infeksi rotavirus dapat terbentuk secepat mungkin.
Kehadiran Bio-RV menjadi angin segar bagi dunia kesehatan anak di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan RI melalui Indonesia Rotavirus Surveillancr Network (2001-2017), menunjukkan rotavirus menjadi biang kerok dari 41 persen hingga 58 persen kasus diare pada balita yang dirawat di rumah sakit.
Diare akut yang berulang tak hanya mengancam nyawa akibat dehidrasi, tetapi juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi secara permanen yang berujung pada risiko gangguan pertumbuhan (stunting).