"Saya menyampaikan konsep aplikasi artificial intelligence dalam pelaksanaan yang berhubungan dengan apa yang kita sebut dengan 'Advanced Therapeutic Medicinal Product dan berbagai macam turunannya," tambah Ikrar.

ATMP adalah produk medis yang mengandung bahan aktif yang berasal dari sel atau jaringan yang dapat digunakan untuk pengobatan, pencegahan, atau diagnosis penyakit yang dapat diklasifikasikan menjadi terapi gen, terapi sel dan produk rekayasa jaringan seperti stem cell, sekretom, terapi gen, terapi sel dan berbagai rekayasa jaringan organ.

"Universitas Tsinghua adalah salah satu universitas terbaik dunia. Saya berharap dari sana dapat mengembangkan teknologi dan teknologinya ke Indonesia dan akan ada pertukaran untuk pengembangan sumber daya manusia," ujar Ikrar.

Agenda lain Ikrar dan tim BPOM adalah mengunjungi beberapa industri.

"Misalnya beberapa industri-industri obat, industri pangan, dan industri pengembangan kapsul yang harapannya sebelum saya balik ke Jakarta ada investasi China ke Indonesia khususnya untuk mengatasi ketergantungan terhadap bahan baku obat karena saat ini ketergantungan bahan baku obat kita lebih 90 persen, harapannya nanti ada transfer teknologi," jelasnya.