βSetiap izin dan persetujuan yang saya tanda tangani di BPOM merupakan langkah untuk melindungi kehidupan manusia,β tegas Taruna Ikrar dalam pesannya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penguatan industri biosimilar dan percepatan akses terhadap obat harus tetap berlandaskan pada perlindungan kesehatan masyarakat.
Senada, Managing Director Development Investment di Danantara Development Management Fund (DDMF) Rachmat Kaimuddin menekankan pentingnya penyesuaian perencanaan dalam pengembangan industri biosimilar nasional.
Sejumlah aspek perlu menjadi perhatian, katanya, mulai dari pemilihan bahan baku, pengawasan proses produksi, hingga pengelolaan keuangan. Ia juga menilai bahwa penguatan pengawasan penting untuk mendukung proses produksi yang terarah dan terkendali.
Sementara itu, Guru Besar Kehormatan Universitas Airlangga Carina Citra Dewi Joe menekankan pentingnya kolaborasi dengan BPOM dalam membangun sistem mutu dan standardisasi yang tepercaya. Penerapan standar tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahapan hulu hingga hilir, termasuk proses produksi dan mutu produk yang dihasilkan, guna mendukung pengembangan biosimilar yang berkualitas.
"Dalam mendukung pengembangan industri biologik, penerapan cara pembuatan obat yang baik (CPOB) menjadi aspek penting untuk menjamin konsistensi mutu produk dari satu bets ke bets berikutnya. Industri harus memastikan validasi proses produksi, pengendalian kontaminasi, serta penerapan sistem mutu yang memadai," ujarnya.