Taruna menyebutkan bahwa secara global, nilai ekonomi dari obat-obat tradisional bisa mencapai 606 miliar dolar AS.

"Nah tetapi kalau di Indonesia berdasarkan hitungan-hitungan yang kita telah lakukan itu cukup besar milir ekonominya, sekitar 20 miliar USD. Seharusnya 20 miliar USD itu dikali Rp18 ribu berarti sekitar 340 triliun. Nah namun yang kita punya data kemarin khusus di Indonesia cuma sekitar mendekati 6 triliun rupiah," katanya.

Di sisi lain, katanya, tantangan untuk mencapai potensi tersebut yakni produk-produk obat tradisional yang tidak tepat karena dicampur dengan obat kimia. Hal ini, katanya, menimbulkan risiko gangguan kesehatan yang beragam, bahkan dapat menyebabkan kematian.