Subsektor hortikultura mencatat kenaikan NTP tertinggi, yakni sebesar 6,88 persen. Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan indeks harga yang diterima petani hortikultura sebesar 7,12 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar hanya meningkat 0,23 persen.
Komoditas yang dominan memengaruhi peningkatan harga yang diterima petani hortikultura adalah cabai merah, tomat, dan cabai rawit.
Di sisi lain, NTP subsektor peternakan mengalami penurunan sebesar 0,88 persen, sedangkan subsektor perikanan turun 0,51 persen.
BPS merinci penurunan nilai tukar pada subsektor perikanan terutama terjadi pada kelompok nelayan. Nilai tukar nelayan (NTN) tercatat turun 0,99 persen pada Oktober 2026.