Lebih lanjut, Matamira menyampaikan nilai impor NTT selama Januari-Agustus 2026 mencapai 3,64 juta dolar AS dengan volume 9.399,75 ton atau turun 47,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun pada Agustus 2026, nilai impor tercatat sebesar 0,64 juta dolar AS atau turun 29,28 persen dibandingkan Agustus 2025.

Pada Januari-Agustus 2026, negara pemasok barang impor terbesar ke NTT adalah Timor Leste dengan nilai 3,2 juta dolar AS atau 87,97 persen, diikuti Indonesia (dari berbagai daerah) sebesar 0,41 juta dolar AS atau 11,39 persen dan Tiongkok sebesar 0,02 juta dolar AS atau 0,65 persen.