Potensi luas panen pada Agustus sampai dengan Oktober 2026 diperkirakan mencapai 3,07 juta hektare (ha) atau turun 0,04 juta ha jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dengan demikian, luas panen padi pada periode Januari-Oktober 2026 diperkirakan mencapai 10,31 juta ha atau naik 0,01% jika dibandingkan dengan periode yang sama 2025.
"Angka proyeksi-proyeksi kumulatif hingga Oktober berada dalam kondisi relatif aman ya, pasokan untuk yang gabah beras harian yang masuk ke penggilingan pada periode ini cenderung lebih terbatas jika dibandingkan dengan pada saat terjadinya puncak panen," beber Ateng.
Lebih lanjut, rata-rata harga beras di tingkat penggilingan, grosir, dan juga di tingkat eceran naik secara bulanan. Rata-rata harga beras di penggilingan pada Agustus 2026 mencapai Rp 14.213. Rata-rata harga beras di penggilingan pada Agustu 2026 secara total naik 1,32% secara bulanan dan 5,52% secara tahunan.