Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, seluruh saldo bisa dicairkan oleh pemilikinya. Saldo tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan anggaran Rp 11 triliun.

"Bisa, bisa ditarik," kata Airlangga singkat saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).