Literasi keuangan pun menjadi semakin penting bagi atlet, karena perjalanan karier di dunia olahraga memiliki karakteristik yang berbeda dengan profesi lainnya.

Masa produktif atlet relatif terbatas sehingga perencanaan keuangan perlu dilakukan sejak dini, termasuk dalam menentukan prioritas penggunaan pendapatan, membangun dana untuk masa depan, serta memahami pilihan investasi dan proteksi yang sesuai.

"Kami berharap edukasi ini dapat membantu para atlet memahami bahwa pengelolaan keuangan bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi bagaimana merencanakan, melindungi, dan mengembangkan aset secara bertanggung jawab. Dengan begitu, hasil dari perjuangan mereka di arena dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang," tambah Dhanny.

Salah satu agenda kegiatan adalah diskusi panel literasi keuangan dengan narasumber Financial Planner Adrian Maulana serta Wealth Management Specialist BRI. Pembahasan diarahkan pada berbagai aspek yang relevan dengan kondisi para atlet, mulai dari pengelolaan bonus prestasi dan pendapatan hingga perencanaan masa depan.

Sebelum sesi literasi dimulai, BRI membagikan buku tabungan dan kartu ATM kepada para penerima bonus. Langkah ini melengkapi proses penyaluran bonus oleh BRI, serta memastikan penerima memperoleh akses terhadap layanan perbankan yang dibutuhkan.