Di sisi lain, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani sebelumnya menyoroti peluang investasi di pasar modal di tengah koreksi harga saham. Ia menilai koreksi tersebut dapat menjadi momentum bagi investor untuk masuk ke pasar modal dengan mempertimbangkan fundamental perusahaan.
"Valuasinya sangat boleh dikatakan rendah pada saat ini, karena terjadinya koreksi," ujar Rosan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16/10).
Meski demikian, pernyataan Rosan tersebut berkaitan dengan peluang investasi Danantara di pasar modal secara umum dan bukan pengumuman khusus mengenai rencana buyback BRI.
Pelaksanaan buyback tetap perlu mempertimbangkan kondisi keuangan, kecukupan modal, prinsip kehati-hatian, dan ketentuan yang berlaku. BRI menyatakan kesiapan berpartisipasi dengan tetap memperhatikan aspek-aspek tersebut.