NADIKABAR.COM — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkolaborasi memperkuat kerja sama restorasi gambut berbasis sains di Provinsi Kalimantan Barat yang telah berjalan sejak tahun 2023.

Melalui kolaborasi ini, kedua lembaga akan memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mitigasi perubahan iklim, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat yang hidup di sekitar ekosistem gambut. Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani di Bogor pada Kamis (29/10).

Kepala Pusat Riset Ekologi BRIN Asep Hidayat dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi semakin penting di tengah meningkatnya risiko karhutla akibat musim kering yang terjadi tahun ini. Melalui pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) pada 2026 juga menunjukkan semakin besarnya perhatian pemerintah terhadap perlindungan dan pemulihan ekosistem gambut.