Upaya pengembangan pendanaan, lanjutnya, perlu berjalan beriringan dengan pelaksanaan fungsi konservasi. Berbagai alternatif dapat dipertimbangkan, mulai dari kemitraan hingga skema pendanaan lainnya yang memungkinkan pengelola mengoptimalkan sumber daya tanpa mengarah pada komersialisasi yang berlebihan.
Hendrian menyebut meningkatnya ancaman bencana lingkungan seperti banjir dan kebakaran hutan membuat keberadaan kebun raya penting. Konservasi kebun raya memiliki peran strategis dalam menjaga keanekaragaman hayati dan membantu mengurangi ancaman yang berdampak pada lingkungan.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyatakan keberhasilan dalam mengelola kebun raya perlu memperhatikan satu aspek, yaitu kemampuan dalam mengelola dan mengidentifikasi koleksi tumbuhan, termasuk melalui penguatan pengetahuan hortikultura, taksonomi, dan parataksonomi.
Menurut Hendrian, keberhasilan mengelola kebun raya tidak hanya dilihat dari jumlah koleksi tumbuhan yang dimiliki, tetapi juga kemampuan mengelola koleksi tumbuhan tersebut serta memastikan identitas setiap spesies terdata dengan baik.