"Karena bagus atau tidak sebuah kebun raya ditentukan dan dapat dilihat dari berapa koleksi yang sudah teridentifikasi di institusi," ujar dia.
Sementara, Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Noer Adi Wardojo, turut menyoroti pengelolaan kebun raya ke depannya akan memerlukan upaya besar, terutama terkait pendampingan dari berbagai pihak dan kebutuhan biaya.
Menurutnya, penguatan pengelolaan kebun raya dan taman keanekaragaman hayati diperlukan dukungan berkelanjutan agar dapat berjalan optimal.
"Kita menyadari pengelolaan kebun raya ke depan juga butuh perjuangan yang lebih berat, terutama masalah pembiayaan dan dukungan dari berbagai pihak. Hal ini benar-benar memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengembangan dan penguatan kebun raya serta keanekaragaman hayati," ucap Noer Adi Wardojo.