NADIKABAR.COM — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan mengkaji pengembangan alat pendeteksi narkoba dengan biaya terjangkau serta celah penggunaan rokok elektronik atau vape untuk penyalahgunaan narkoba.

Kepala BRIN Arif Satria di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, mengatakan kajian tersebut menjadi bagian dari penguatan riset dan inovasi untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan melindungi generasi muda.

"Kita diminta untuk memperkuat riset dan inovasi berkaitan dengan soal upaya-upaya untuk menyelamatkan generasi ke depan itu. Termasuk di dalamnya adalah bagaimana memperkuat dan meningkatkan kualitas dan memperbanyak pusat-pusat rehabilitasi," kata Arif seusai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, BRIN juga diminta melakukan kajian mengenai deteksi penggunaan narkoba sebagai bagian dari upaya pencegahan dengan biaya yang tidak membebani anggaran.

Selain itu, BRIN akan mengkaji penggunaan vape, dampaknya terhadap kesehatan, serta celah pemanfaatannya dalam penyalahgunaan narkoba.