Arif mengatakan jumlah pengguna vape saat ini telah mencapai lebih dari empat juta orang. Berdasarkan pengujian yang dilakukan BRIN, kata dia, penggunaan vape juga memiliki dampak terhadap kesehatan.
"Vape ini secara medis, dari uji yang dilakukan oleh BRIN, berdampak kepada kesehatan, satu masalah diabetes, kemudian masalah paru-paru, kemudian yang ketiga juga masalah pankreas," katanya.
Arif mengatakan vape juga dapat menjadi salah satu celah yang dimanfaatkan untuk penyalahgunaan narkoba sehingga perlu diantisipasi.
"Namun demikian, vape juga menjadi salah satu celah yang bisa dimanfaatkan untuk penyebaran narkoba. Sehingga ini hal yang segera harus benar-benar diantisipasi," ujarnya.