Teknologi serupa juga dapat dikembangkan untuk mengolah air laut menjadi air siap minum sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi sumber air di daerah.

Terkait penyediaan Arsinum, pengiriman unit dilakukan secara bertahap. Dua unit untuk Kabupaten Aceh Tamiang dan dua unit untuk Kabupaten Tapanuli Tengah ditargetkan siap dikirim pada 15 Oktober 2026. Setiap unit dilengkapi genset, tandon, fasilitas pengisian galon, dan bangunan pelindung untuk menunjang operasional setelah ditempatkan di daerah.

Selain itu, BRIN juga menyediakan data citra satelit resolusi tinggi yang dapat dimanfaatkan kementerian dan lembaga untuk memantau kondisi wilayah pascabencana, termasuk perkembangan pembangunan infrastruktur.

Sejumlah riset dan inovasi pun dilakukan untuk mendukung pemulihan, antara lain pengembangan sistem peringatan dini banjir dan tanah longsor, rumah modular cepat bangun dan tahan gempa, serta inovasi di bidang sosial ekonomi.