NADIKABAR.COM — Masyarakat Indonesia menghabiskan rata-rata 4 jam 38 menit sehari untuk mengakses internet via smartphone, dengan ponsel menyumbang hingga 71,93% dari total trafik web nasional.
Di tengah tingginya aktivitas digital tersebut, keberadaan aplikasi browser yang cepat dan ringan menjadi kebutuhan utama, khususnya bagi pemilik perangkat kelas entry-level hingga midrange.
Berdasarkan hasil survei teranyar Opera yang melibatkan lebih dari 2.000 responden di Indonesia, faktor kecepatan menjadi alasan nomor satu pengguna dalam memilih browser untuk menopang aktivitas harian mereka.
Temuan survei Opera menunjukkan bahwa 63% responden merupakan pengguna smartphone kelas entry-level dan midrange dengan rentang harga perangkat di bawah Rp 3 juta.
Kondisi ini sejalan dengan tren pasar ponsel tanah air. Data Counterpoint Q2 2025 mencatat segmen smartphone di bawah USD 150 tumbuh 3% secara tahunan (YoY). Meski dibekali spesifikasi keras yang lebih terbatas, pengguna tetap menuntut perangkat mereka untuk menangani beragam tugas--mulai dari bekerja, belanja online, hingga menikmati konten media sosial tanpa mengorbankan performa.
Guna menyiasati keterbatasan memori dan spesifikasi ponsel terjangkau, Opera menggabungkan lima fitur utama ke dalam satu aplikasi ringan agar pengguna tidak perlu mengunduh banyak aplikasi pihak ketiga secara terpisah:
Penggabungan fungsi, efisiensi daya, serta fitur privasi ini dirancang agar smartphone kelas terjangkau tetap dapat beroperasi secara optimal dan responsif untuk berbagai aktivitas harian.