"Membangkitkan Desa Sade bukan sekadar merenovasi bangunan, melainkan menghidupkan kembali rantai ekonomi warga. Pariwisata halal yang beretika harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat," ujar Anggoro, dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10/2026).

Ketika wisatawan berkunjung, kata Anggoro, rezeki harus mengalir langsung ke para penenun, pedagang, dan pelaku UMKM lokal. BSI ingin memastikan budaya Sasak tetap terjaga sekaligus menjadi pilar kemandirian ekonomi warga Sade.

Untuk memperluas dampak kebermanfaatan, BSI melalui BSI Maslahat juga membuka ruang partisipasi publik lewat program donasi 'Satu Benang untuk Sade' yang dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi BYOND by BSI.