Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tersebut secara resmi menyetujui rencana Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau Rights Issue.

Melalui aksi korporasi ini, perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6,8 miliar saham Seri B.