Sementara itu, Ketua BTB Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengharapkan sinergi di sektor pariwisata itu memberi manfaat ekonomi kepada masyarakat.

“Kami tidak bisa melihat hanya dari jumlah kunjungan lagi, tetapi juga dari kualitas pengalaman wisatawan, peningkatan nilai ekonomi, pelestarian budaya dan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain pungutan wisman, kolaborasi juga mencakup pengembangan aplikasi digital bagi ekosistem koperasi BTB dan promosi destinasi wisata.

Dalam kesempatan terpisah sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bali mencatat capaian PWA selama Januari-Agustus 2026 menembus Rp235 miliar, dengan besaran pungutan Rp150 ribu per orang yang berlaku sejak 14 Februari 2024.