Prof Agung menjelaskan, budidaya ubi jalar relatif lebih sederhana karena pertumbuhannya menjalar di permukaan tanah dan tidak memerlukan konstruksi penyangga.
Hal penting lainnya dari budidaya ube adalah pengelolaan ruang vertikal. Meski ube adalah tanaman merambat yang umumnya membutuhkan penyangga, studi di Indonesia membuktikan bahwa hal tersebut tidak selalu meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman secara nyata.
"Jadi, kebutuhan lanjaran perlu disesuaikan dengan varietas, sistem produksi, dan tujuan budidayanya," terangnya.
Dengan demikian, Prof Agung menyatakan, bukan berarti ube sulit dibudidayakan, melainkan perlu pengelolaan pertumbuhan yang berbeda dibandingkan ubi jalar.
"Secara prinsip teknik budidayanya sama-sama membutuhkan bahan tanam, pengolahan tanah, pengaturan air, pemupukan, pengendalian organisme pengganggu, dan panen, tetapi ada beberapa kekhususan," katanya.