Awalnya, korban berinisial SM ditemukan oleh kerabatnya bersama penjaga kos pada Rabu (7/1) pukul 20.26 WIB. Kerabat korban saat itu datang atas permintaan ibu korban usai korban tak dapat dihubungi.
Sesampainya di TKP, saksi AS menggedor pintu kamar kos korban akan tetapi tidak ada jawaban. Kemudian keluarga meminta kepada DRH sebagai pengurus kos untuk mengecek dan membuka pintu kos kamar korban.
Setelah AS dan DRH berupaya membuka pintu ternyata terkunci. DRH pun mengambil kunci duplikat hingga kamar tersebut bisa terbuka dan korban ditemukan.
"Pada saat pintu terbuka, AS dan DRH melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, Senin (12/1).