NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong kepala desa membangun kepemimpinan yang berdampak, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Bima Arya mengatakan, kepemimpinan yang berdampak membutuhkan visi dan keberpihakan yang jelas.
"Anggaran desa harus diprioritaskan untuk pelayanan publik dan program pembangunan yang konkret serta sesuai kebutuhan masyarakat," kata Bima Arya dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).
Hal itu disampaikan saat membuka program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan III di Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (4/11).
Bima juga menilai kepala desa harus punya kemampuan membaca serta menganalisis data, penentuan prioritas yang realistis, dan keterampilan berkolaborasi. Kepala desa juga dituntut memahami kebutuhan masyarakat dan mengarahkan sumber daya untuk menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata.
Ia mengingatkan kepala desa agar tidak terjebak pada kegiatan seremonial dan rutinitas birokrasi. Menurutnya, anggaran desa perlu diarahkan untuk pelayanan publik dan pembangunan yang benar-benar dibutuhkan warga.