"PPI Dunia dan seluruh PPI Negara diharapkan dapat memperkuat jejaring pengetahuan Indonesia di dunia. Sehingga, dapat mendorong Indonesia mengenali jejak budaya dan pengetahuan di berbagai negara, membuka akses terhadap institusi serta sumber daya. Hadirkan Indonesia melalui kualitas akademik, integritas, riset, karya, kolaborasi, dan persahabatan," pungkas Fadli.

Melalui penyelenggaraan Simposium Internasional ke-18 PPI Dunia ini, Kementerian Kebudayaan berharap jaringan pelajar Indonesia di seluruh penjuru dunia dapat terus memperkuat perannya sebagai simpul diplomasi dan pengetahuan bangsa. Sinergi antara pemerintah, diaspora, dan pelajar internasional diharapkan dapat terus terjalin erat demi memperluas jangkauan kebudayaan Indonesia di tingkat global.

Agenda ini dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Republik Arab Mesir Kuncoro Giri Waseso, Koordinator PPI Dunia 2025-2026, Andika Ibrahim Nasution beserta jajaran pengurus PPI Dunia, dan delegasi dari 68 PPI Negara. Turut hadir pula Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti; Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; Direktur Promosi Kebudayaan, Wawan Yogaswara; dan Kepala Sub Direktorat Hubungan Media, Andhini Widyasari.