"Tingkat kemiskinan yang juga turun menjadi 8,25% pada September 2025 lebih rendah jika dibandingkan September 2024 yang mencapai 8,57%," jelasnya.
Ke depan, Purbaya mengatakan pemerintah berkomitmen untuk menjadi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tetap sehat dan kredibel. Dengan begitu, APBN sebagai instrumen fiskal bisa tetap adaptif dan responsif dalam menstimulasi perekonomian.
"APBN akan terus dijaga tetap sehat dan kredibel sehingga menjadi instrumen fiskal yang adaptif, responsif dan efektif dalam menstimulasi perekonomian dan mewujudkan kesejahteraan rakyat," pungkas Purbaya.