Keberagaman genre dan tipe kendaraan yang dipamerkan di lokasi acara juga sukses menarik perhatian para pengunjung dari berbagai latar belakang. Andri, pengunjung asal Pasar Rebo yang tergabung dalam komunitas motor matic, menilai gelaran ini memberikan ruang yang sangat luas bagi para pecinta otomotif untuk saling mengenal teknologi kendaraan yang berbeda.
"Tanggapannya positif. Saya jadi menambah wawasan tentang dunia otomotif. Soalnya di sini tidak cuma satu brand, semuanya ada. Ada motor konvensional, matic, dan banyak booth merchandise juga. Booth-booth-nya bagus," kata Andri.
Menurutnya, penggabungan tim redaksi motor kustom konvensional dan motor matic dalam satu panggung festival merupakan langkah yang efektif untuk memperkenalkan efisiensi kendaraan masa kini. Kehadiran deretan booth merchandise yang lengkap pun kian melengkapi pengalaman berkunjung, sehingga festival ini tidak hanya menjadi tempat melihat-lihat motor, tetapi juga destinasi hiburan otomotif yang utuh.
Kemeriahan Throttle LAnd 2026 ditutup dengan hiburan konser musik yang dinantikan banyak pengunjung. Andri juga mengaku bertahan hingga malam hari khusus untuk menikmati penampilan band favoritnya.
"Iya, sampai malam. Nungguin band favorit, Nunung CS." pungkas Andri.