Toyota bukan satu-satunya pemain yang melihat Vietnam sebagai basis produksi potensial. Merek China juga mulai agresif membangun fasilitas manufaktur di negara tersebut.
Chery melalui Omoda & Jaecoo misalnya, menyiapkan pabrik baru di Hung Yen. Investasinya disebut bisa mencapai US$ 800 juta dalam skala penuh. Produksi dijadwalkan dimulai tahun ini dengan kapasitas awal 30.000-60.000 mobil per tahun, sebelum ditingkatkan hingga 200.000 unit pada 2030.
Geely juga ikut masuk. Perusahaan asal China itu bekerja sama dengan Tasco untuk membangun fasilitas perakitan kendaraan dengan nilai investasi sekitar US$ 168 juta. Pabrik tersebut dirancang memiliki kapasitas hingga 75.000 kendaraan per tahun.