Realisasi pengadaan sebesar 4,11 juta ton setara beras pada 2026 melampaui capaian tahun 2025 yang mencapai 3.191.969 ton. Angka tersebut sekaligus memecahkan rekor pengadaan sebelumnya pada 2012 sebesar 3,65 juta ton.
Capaian ini didukung penyerapan hasil produksi petani dalam negeri melalui optimalisasi jaringan pengadaan, penguatan kerja sama dengan petani dan mitra penggilingan, serta peningkatan kesiapan infrastruktur penyimpanan di berbagai wilayah Indonesia.
Pengadaan lebih dari 4 juta ton juga menjadi fondasi dalam memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk mendukung berbagai program strategis nasional. Dengan penguatan stok dari produksi dalam negeri, BULOG memiliki cadangan untuk menjalankan penugasan pemerintah, mulai dari menjaga ketersediaan pangan, mendukung stabilisasi pasokan dan harga beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), hingga menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan peran BULOG dalam menghubungkan kepentingan petani sebagai produsen dengan kebutuhan masyarakat sebagai konsumen.
Dalam kegiatan tasyakuran di Ambon, BULOG bersama Komisi IV DPR RI juga menyalurkan bantuan sosial. Bantuan tersebut berupa paket sembako bagi pekerja perempuan, perlengkapan sekolah untuk anak-anak yatim, serta pompa air untuk mendukung kebutuhan sarana dan prasarana rumah ibadah, baik masjid maupun gereja.
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial di tengah pencapaian pengadaan pangan nasional. BULOG berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusinya dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat Indonesia.
Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur Utama Perum BULOG Marga Taufiq, Direktur Operasi Perum BULOG Andi Afdal Abdullah, perwakilan Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional, serta para mitra kerja Komisi IV DPR RI.